Penyakit Penyakit Paru Obstruktif Kronis atau PPOK adalah kondisi peradangan paru-paru yang berlangsung dalam jangka panjang (kronis). Mengutip dari laman Hello Sehat, penyakit ini bersifat progresif atau semakin memburuk seiring berjalannya waktu. Karena itu, pengobatan penyakit ini juga dapat dilakukan dalam berbagai versi sesuai dengan tingkatan kondisinya.
- Perubahan gaya hidup
Pada kasus PPOK ringan, dokter akan menyarankan penderita untuk melakukan perubahan gaya hidup. Utamanya adalah merokok, baik sebagai perokok aktif maupun pasif. Selain itu, penderita juga akan diminta untuk rutin melakukan olahraga dan mengatur ulang porsi makan juga kandungan gizi dalam makanan yang dikonsumsi.
- Terapi oksigen
Pada kasus PPOK ringan hingga sedang, penderita akan disarankan untuk melakukan terapi oksigen. Pengobatan satu ini akan membantu ritme pernapasan pasien menjadi lebih mudah dan ringan lantaran ada asupan oksigen yang lebih dari cukup ke paru-paru.
Terapi oksigen juga dapat membantu penderita PPOK untuk mengurangi gejala PPOK, memudahkan untuk tidur, mencegah gejala PPOK, dan memperpanjang masa hidup.
- Terapi ventilasi non-invasif
Metode pengobatan PPOK lainnya adalah terapi ventilasi non-invasif. Alat dengan bentuk seperti masker ini akan membantu penderita PPOK meningkatkan ritme pernapasan secara mandiri. Karena itu, terapi ventilasi non-invasif dapat dilakukan sendiri di rumah menggunakan alat nebulizer untuk dewasa.
- Obat-obatan
Berdasarkan tingkat keparahannya, penderita PPOK juga mungkin perlu mengonsumsi obat-obatan untuk mengobati gejala ataupun mengurangi perburukan gejala. Beberapa contoh jenis obat tersebut adalah bronkodilator, kortikosteroid, antibiotik dan vaksin, obat yang membantu berhenti merokok, anxiolitik (obat antikecemasan), ataupun opioid. Yang jelas, pengobatan satu ini harus berdasarkan resep yang dituliskan oleh dokter.
- Operasi
Pada kasus yang cukup kronis, pengobatan penyakit penyakit paru obstruktif kronis juga bisa melibatkan operasi. Tujuannya adalah membantu paru-paru bekerja dengan lebih baik. Umumnya, operasi untuk penderita PPOK tersedia dalam 3 jenis, yaitu”: bullectomy, operasi pengurangan volume paru, dan transplantasi paru.
Nah, itulah dia berbagai macam pengobatan PPOK yang mungkin diterima oleh pasien berdasarkan tingkat keparahan dan kondisinya. Idealnya, penderita PPOK juga memiliki alat nebulizer untuk dewasa sendiri di rumah sebagai tindakan preventif apabila gejala atau serangan terkait PPOK terjadi. Sebab, alat ini akan membantu penderita PPOK bernapas dengan lebih mudah dan ringan.
